Cara Menunjukkan Tanda Cinta

Kebanyakan pria maupun wanita bingung menunjukkan rasa cinta terhadap pasangannya. Sebenarnya, rasa cinta tidak selalu harus ditunjukkan dengan kata-kata, mengirim bunga atau kartu ucapan romantis.
Beberapa tindakan sederhana pun mampu menunjukkan bahwa si dia spesial di mata kamu. Berikut beberapa tindakan sederhana yang patut kamu akukan, seperti dikutip dari citydirectory
1. Membuatkan Makanan
Cari tahu apa makanan kesukaannya dan luangkan waktu untuk memasak nya, walaupun tidak terlalu mewah. Misalnya dengan memasak telur dadar untuk sarapan atau sup disertai roti. Hal tersebut akan membuat pasangan semakin jatuh cinta walaupun hasil masakan kamu tidak terlalu sempurna.


2. Memberikan Pujian
Pujian merupakan pernyataan yang tulus akan kebaikan atau keunggulan yang dimiliki seseorang. Tentunya setiap orang senang dipuji. Apalagi jika pujian tersebut datang dari pasangannya. Pastikan untuk memberikan pujian sesuai dengan kata hati kamu, jangan berbohong! Si dia akan lebih menghargai apa yang dikatakkan secara jujur.


3. Hargailah Pasangan Anda
Hargailah segala sesuatu yang telah dilakukan pasangan kamu. Contohnya dengan mengucapkan “terima kasih” atas apa yang telah dia lakukan atau bisa juga dengan mengucapkan “kamu telah membuatku nyaman “. Kalimat seperti itu telah memberitahukan bahwa usaha yang ia lakukan berhasil.


4. Berilah Kejutan
Berilah kejutan yang tidak mudah dilupakan, misalnya dengan membuat pesta ulang tahun kejutan yang dihadiri keluarga dan teman dekatnya. Kamu juga bisa memberi si dia kejutan dengan tiba-tiba menyiapkan makan malam romantis. Usahakan kejutan itu berkesan sehingga akan selalu dikenangnya.


5. Jujurlah pada Pasangan
Jika  tidak ingin dibohongi pasangan, maka kamu juga harus bersikap jujur terhadapnya. Jika tidak mempunyai keberanian untuk membicarakannya,  dapat membuat daftar di kertas mengenai kekurangan kamu yang sebenarnya, dan kesalahan apa saja yang telah kamu lakukan. Apa yang kamu buat itu dapat menginspirasi si dia untuk melakukan hal yang sama sehingga tidak ada lagi yang disembunyikan antara satu sama lain.


6. Ungkapkan Perasaan Anda Secara Langsung
Ungkapkanlah perasaan kamu secara langsung di hadapannya, jangan melalui perantara seperti telepon, email, SMS, Facebook, Twitter atau BBM. Si dia akan lebih menghargai jika kamu berbicara langsung dan lebih menyadari betapa seriusnya kamu dengannya.

Tips diet tanpa resiko

Saat ini kita mengenal berbagai metode diet. Umumnya semua metode itu memberi janji bahwa tubuh akan terlihat lebih langsing dalam kurun waktu tertentu. Mungkin benar, namun lantaran terlalu bersemangat berdiet, kita jadi tidak memperhatikan kebutuhan tubuh. Hal ini terjadi karena program diet cenderung membatasi atau menghilangkan unsur nutrisi tertentu, yang mungkin dibutuhkan oleh tubuh. Akibatnya? Seseorang yang berdiet cenderung terlihat kurus dan tidak segar.
Agar program diet tidak berubah menjadi musibah, cermati petunjuk dengan tepat dan pastikan Anda menaati hal-hal berikut ini. 

Tips 1:


Jangan menyingkirkan golongan makanan tertentu.
Kebanyakan orang berdiet dengan cara menghindari jenis makanan tertentu yang dianggap berdampak buruk bagi tubuh. Padahal saat menjalankan program diet, tubuh kita memerlukan keseimbangan nutrisi untuk menjaga agar tubuh tetap sehat. Tubuh kita memerlukan air, vitamin, karbohidrat, sedikit lemak, mineral, serat dan oksigen. Perhatikan kombinasi asupan Anda, dan perkaya diet dengan mengonsumsi sayuran dan buah. Pola makan ini akan membantu tubuh membangun sistem kekebalan sehingga Anda menjadi tidak mudah sakit.

Tips 2:


Perhatikan kecukupan tubuh akan protein.

Tubuh membutuhkan 30 g. protein sehari. Daging dan susu serta produk olahan susu mengandung protein sangat tinggi, juga memiliki kandungan sodium dan lemak. Buah dan sayuran tertentu juga mengandung sedikit protein. Jenis polong-polongan, padi-padian, dan kacang-kacangan bisa membantu Anda memenuhi kebutuhan protein yang dibutuhkan oleh tubuh.

Tips 3:

Jangan singkirkan semua lemak tubuh! Tubuh kita memerlukan 50 g lemak setiap hari. Jadi Anda tidak perlu bermusuhan dengan lemak, karena lemak akan menjaga otot-otot di dalam tubuh tetap licin. Anda bisa mendapat  lemak 'baik' dari kacang-kacangan, minyak zaitun atau dari alpukat.    

Tips 4:

Makanlah hanya pada saat lapar. Kita bisa saja membatasi makanan yang masuk ke dalam tubuh. Tetapi kadangkala rasa lapar menggoda kita untuk makan. Padahal, sebagaimana kita ketahui, rasa lapar tidak hanya muncul akibat tubuh membutuhkan makanan. Rasa lapar bisa dipicu oleh kondisi psikologis. Jadi, ketika rasa lapar Anda rasakan di luar jam makan utama, pastikan Anda mengemil makanan yang sehat, seperti buah dan sayuran, atau sepotong keju.

Wanita dan Investasi: Pengetahuan dan Pilihan

Peran wanita terhadap pengelolaan keuangan keluarga sehari–hari sudah tidak diragukan lagi. Mengurus uang belanja merupakan terminologi yang sering digunakan untuk menggambarkan peran wanita dalam keuangan keluarga. Secara umum kegiatan dalam mengelola uang belanja itu terbatas hanya dalam pengelolaan keuangan yang bersifat rutin dan jangka pendek, sementara partisipasi wanita dalam keputusan investasi keluarga masih sangat terbatas. Biasanya keputusan investasi yang menyangkut jumlah yang besar masih berada sepenuhnya di tangan pencari nafkah tradisional, dalam hal ini suami, dan istri hanya mengikuti keputusan itu dengan partisipasi aktif terhadap pengambilan keputusan yang sangat sedikit. Mengapa hal ini terjadi dan bagaimana wanita dapat mengambil peranan yang lebih aktif dalam keputusan–keputusan investasi keluarga serta apa manfaatnya terhadap perekonomian keluarga pada apabila wanita dilibatkan dalam keputusan dan pengelolaan investasi dalam keluarga?

Sedikitnya partisipasi wanita dalam keputusan investasi keluarga berangkat dari terbatasnya pengetahuan dan sosialisasi tentang investasi pada umumnya. Bukan hanya kepada wanita, akan tetapi kepada masyarakat pada umumnya pun, sosialisasi dan tingkat pengetahuan tentang investasi masih sangat kurang dilakukan. Masyarakat kita pada umumnya masih berada di "saving society" dan belum berada di tingkatan "investing society". Oleh karena itu, investasi sebagai cara untuk mencapai tujuan – tujuan keuangan secara khusus belum menjadi bagian besar dari kehidupan keuangan masyarakat pada umumnya. Padahal, apabila masyarakat ingin dirubah menjadi investment society, maka peran wanita dan pengetahuan wanita akan investasi perlu untuk ditingkatkan. Contoh kasus yang bisa diamati adalah meningkatnya jumlah investor ibu – ibu rumah tangga pada instrument Sukuk Retail yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia. Hal ini membuktikan bahwa dengan edukasi dan sosialisasi yang benar, masyarakat dan wanita pada khususnya dapat mengambil peran dan aktif dalam keputusan berinvestasi yang melibatkan keuangan keluarganya.

Edukasi terhadap wanita dalam hal investasi ini merupakan rangkaian dari edukasi dalam hal perencanaan keuangan. Perlu kita garis bawahi disini bahwa kemampuan berinvestasi dari suatu keluarga bergantung pada kemampuan dari keluarga itu mengatur arus kas nya, dilanjutkan dengan kemampuan untuk menabung dan kemudian bermuara pada kemampuan untuk berinvestasi untuk tujuan–tujuan finansial tertentu.

Peran wanita dalam mengatur arus kas keuangan keluarga sangatlah penting karena kendali operasional keuangan sehari–hari dan jangka pendek sebagian besar berada di tangan wanita. Kendali ini dapat diperluas dengan kesadaran akan pentingnya menabung dan kemudian berinvestasi apabila wanita dilengkapi dengan pengetahuan yang cukup untuk membuat pilihan – pilihan konsumsi yang menunjang kegiatan menabung dan berinvestasi tersebut. Sebagai contoh, wanita sebagai pengatur keuangan keluarga pastinya sangat memahami pola konsumsi yang dilakukan. Wanita memiliki kendali untuk melakukan pilihan–pilihan konsumsi yang bijak , sehingga anggaran harian menjadi efektif. Kemudian dari efektifitas anggaran itu dapat dilihat berapa kemampuan untuk menabung dari keluarga tersebut dan dari sini dapat dilakukan perubahan paradigm dimana kegiatan menabung dilakukan lebih dulu dari pada kegiatan konsumsi. Paradigma lama yang biasa dilakukan adalah menabung dilakukan apabila ada sisa pengeluaran konsumsi, yang biasanya menjadi penyebab gagalnya upaya keluarga untuk menabung.

Motivasi untuk menabung dan juga berinvestasi, selain didukung oleh pengetahuan tentang bagaimana cara berinvestasi, resiko dan juga instrument – instrument investasi, juga didasari oleh adanya kesadaran akan pilihan – pilihan yang lebih baik daripada kegiatan mengkonsumsi sesuatu barang atau jasa tertentu. Esensi dari menabung adalah mengorbankan konsumsi saat ini untuk tujuan konsumsi di masa depan, sehingga kegagalan untuk mengidentifikasi apa tujuan di masa depan dan kelalaian untuk melakukan pengorbanan akan konsumsi saat ini akan berakibat pada tidak tercapainya tujuan–tujuan keuangan yang diinginkan.

Apabila dilihat dari perspektif yang lebih luas, maka pengetahuan investasi pada wanita ini akan berguna pada masa yang lebih panjang dan pada saat–saat dimana wanita harus mengambil peran sebagai kepala keluarga pada saat ketiadaaan suami sebagai kepala keluarga. Sudah sering kita dengar dan lihat sendiri bahwa pada saat ketiadaan kepala rumah tangga dan pencari nafkah utama karena kematian, misalnya, keluarga yang ditinggalkan tidak siap secara finansial. Kalaupun siap secara finansial, terkadang keluarga yang ditinggalkan tidak memahami investasi dan asset apa saja yagn dimiliki. Lebih rumitnya lagi, keluarga yang ditinggalkan sering tidak mampu untuk meneruskan dan mengelola usaha dan investasi yang ditinggalkan, sehingga sedikit demi sedikit harta peninggalan pun terkuras untuk kebutuhan dan kelangsungan hidup. Gambaran yang berbeda kemungkinan besar akan dapat kita lihat apabila wanita mempunyai pengetahuan yang cukup tentang keuangan dan diikut sertakan secara aktif dalam pengelolaan dan pemilihan investasi, maka pada wanita dapat mengambil alih secara penuh pengelolaan investasi keluarga pada saat ketiadaan kepala keluarga tersebut. Diharapkan dengan demikian, maka keluarga secara keseluruhan akan tetap dapat mempertahankan kehidupannya dan mengembangkan harta dan asetnya serta melanjutkan kehidupannya.

Demikian luas dan strategisnya peran wanita dalam keuangan keluarga dan demikian pentingnya peranannya dalam partisipasi dan keputusan dalam berinvestasi. Pengetahuan dalam hal berinvestasi baik, jenis, skema maupun instrumen–instrument investasi yang dipilih menjadi faktor yang penting dalam makin meningkatnya partisipasi wanita dalam berinvestasi. Wanita perlu membuat pilihan untuk berinvestasi, bukan hanya untuk kebaikan pada masa sekarang tetapi juga untuk kelangsungan kehidupan keluarga di masa yang akan datang, bahkan di masa–masa dimana wanita harus mengambil alih kendali finansial keluarga secara penuh.http://www.i2movenetwork.com

Do'a dikala ragu akan dirinya

Ya Allah...
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah... ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi

Tetapi ya Allah...
Seandainya telah Engkau takdirkan...
...Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku

Dan peliharalah aku dari kekecewaan
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti...
Berikanlah aku kekuatan
Melontar bayangannya jauh ke dada langit
Hilang bersama senja nan merah
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya

Dan ya Allah yang tercinta...
Gantikanlah yang telah hilang
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah
Walaupun tidak sama dengan dirinya....

Ya Allah ya Tuhanku...
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan
Adalah yang terbaik buatku
Karena Engkau Maha Mengetahui
Segala yang terbaik buat hambaMu ini

Ya Allah...
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku
Di dunia dan di akhirat
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini

----------------------------------------
Jangan Engkau biarkan aku sendirian
Di dunia ini maupun di akhirat
----------------------------------------

Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup
Ke jalan yang Engkau ridhai
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh

Amin... Ya Rabbal 'Alamin

Perlunya Pengetahuan Hidup bagi Wanita

Saya pernah membaca kisah seorang wanita pengusaha yang memulai usahanya dari nol. Uniknya si ibu muda ini dulunya pernah mengenyam bangku kuliah sebuah universitas swasta terkenal di Jakarta. Semasa kuliah ia aktif dalam salah satu organisasi di kampusnya. Setelah menikah ia tinggalkan semua aktifitas di luar, karena sang suami yang seorang pengusaha menginginkan ia menjadi seorang ibu rumah tangga sejati yang hanya mengurusi rumah tangga dan anak-anaknya.

Kisah usaha ibu muda ini berawal dari kegagalan usaha sang suami yang berujung pada kebangkrutan. Sang suami saat itu mengalami depresi karena kegagalannya tersebut. Melihat kondisi seperti itu, wanita tegar ini langsung berinisiatif untuk menghidupkan kembali salah satu usaha milik suaminya. Saat itu yang masih mereka punyai hanya beberapa unit mesin jahit bekas usaha konveksi suaminya.

Dengan semangat ia mulai mempelajari teknik membuat pola dan menjahit hingga akhirnya ia bisa membuat sebuah blazer yang kemudian ia jajakan contoh jahitannya itu dari satu toko ke toko lain di sebuah pasar di Jakarta.

Awal usahanya ini memang berat, toko-toko yang ia datangi menolak contoh jahitannya itu. Beberapa hari kemudian akhirnya sebuah toko bersedia menjual blazernya. Dan ternyata kegigihannya membuahkan hasil; blazernya laku keras, orderan pun mengalir deras, hingga akhirnya ia bisa mempekerjakan banyak karyawan, memperbesar usahanya dan tentu saja berhasil menyelamatkan biduk rumah tangganya yang hampir karam.

***

Baru-baru ini ada kisah menarik tentang seorang ibu muda berusia 34 tahun asal Wonocolo Surabaya. Ia adalah seorang pengusaha mikro lulusan sekolah menengah atas. Pada tanggal 18 November yang lalu ia menghadiri sekaligus berbicara di Ruang Konferensi II Markas Besar PBB setelah memenangi lomba Micro Credit Award 2005 yang diselenggarakan oleh Kantor Menko Perekonomian. Ia berada di forum internasional yang dihadiri 250 delegasi negara anggota PBB itu untuk menghadiri pencanangan Tahun Kredit Mikro Internasional 2005.

Penuturan ibu muda berputra tiga orang ini tentang usaha kecilnya mengundang decak kagum siapa pun yang hadir saat itu. Ia tidak hanya telah berhasil mengembangkan usaha membuat pakaian, tas, aksesori, dan barang kerajinan dari kain atau percanya yang diawalnya pada tahun 1998 dengan hanya bermodalkan uang 500 ribu rupiah itu dengan secara profesional tapi juga ia telah berhasil membina dan memberdayakan para pekerjanya yang 80 persen adalah tuna daksa.

Atas hadiah yang diterima, ia mengatakan uang itu akan digunakan membangun paviliun guna menampung para tuna daksa dan remaja putus sekolah yang dilatih di rumahnya, karena selama ini para pekerjanya tidur di setiap celah yang ada di rumahnya.

***

Seperti kata Ibu Dewi Sartika, salah satu Pahlawan Emansipasi Wanita Indonesia, bahwa wanita harus mempunyai pengetahuan untuk hidup. Perkataannya itu keluar sebagai kesadarannya yang timbul setelah bapaknya yang seorang patih di Bandung meninggal dunia, dan kekayaan keluarganya disita oleh pemerintah Belanda. Saat itu usianya masih belasan tahun, tapi Dewi sartika dan ibunya harus berjuang untuk hidup.

Ya, wanita memang harus mempunyai pengetahuan untuk hidup. Ada kalanya kehidupan datang tidak seperti yang kita inginkan. Seperti kejadian ibu muda di atas yang tiba-tiba harus berjuang menyelamatkan rumah tangganya. Beruntung si ibu ini pernah mengenyam pengalaman berorganisasi sehingga pada dirinya sudah tertanam keterampilan interpersonal yang baik juga semangat untuk berjuang dan belajar. Bagaimana halnya jika hal ini terjadi pada wanita yang selama hidupnya serba lancar-lancar saja, maksudnya belum pernah mengalami terpaan hidup? Bisa jadi ia pun bisa menjadi penyelamat biduk rumah tangganya, tapi bukankah sesuatu yang datangnya tiba-tiba akan memberikan goncangan jiwa yang tidak bisa dianggap enteng?

Banyak para suami, karena terlalu sayang pada istri, tidak mengizinkan para istri untuk bekerja. Hal ini memang bisa dipahami karena suamilah yang bertugas mencukupi kehidupan keluarga. Tapi alangkah baiknya jika para suami pun memberikan keterampilan hidup bagi para istrinya atau memberikan kesempatan kepada mereka untuk mengembangkan potensi yang ada pada dirinya sehingga istrinya bisa memiliki peranan tidak hanya dalam rumah tangganya saja tapi juga peranan dalam membina lingkungan masyarakatnya seperti halnya ibu muda pengusaha mikro yang saya ceritakan di atas.

Ada juga wanita yang setelah anak-anaknya tumbuh dewasa, baru bisa membantu finansial keluarga ataupun turut aktif dalam mewujudkan keshalehan sosial di lingkungannya. Selama masa-masa membesarkan anak-anaknya, dia tidak pernah berhenti belajar sehingga ketika saatnya tiba dia bisa berperan lebih.

Memang sulit bagi wanita zaman sekarang untuk berperan ganda. Di zaman yang penuh tantangan ini tidaklah mudah mendidik anak sementara dia juga harus aktif di luar rumah, seperti bekerja ataupun aktif dalam kegiatan masyarakat. Jangan-jangan sukses di luar tapi anak-anaknya mengalami degradasi moral akibat kurangnya perhatian orang tua yang sibuk bekerja. Hal ini dikembalikan kepada istri dan sang suami karena ternyata tidak sedikit keluarga yang istrinya bekerja tapi bisa mengantarkan anak-anaknya menjadi pribadi yang mandiri dan berakhlak baik.

Ada baiknya kita renungkan kembali perkataan Ibu Kita Dewi Sartika juga pengalaman sebagian wanita ”petarung”, seperti cerita wanita di atas, tentang pentingnya wanita memiliki keterampilan hidup sejak dini, agar di saat yang tepat mereka mampu berperan lebih dan tampil mandiri tanpa harus merepotkan orang-orang di sekitarnya di saat-saat biduk rumah tangganya berada pada kondisi gawat darurat.http://www.dudung.net